ELASTISITAS
https://www.nurainipesat.my.id/2026/01/elastisitas.html
Elastisitas permintaan dan penawaran adalah ukuran kepekaan (responsivitas) jumlah barang yang diminta atau ditawarkan terhadap perubahan harga, diukur dengan perbandingan persentase perubahan jumlah barang dengan persentase perubahan harga. Keduanya memiliki kategori: elastis (respons tinggi, E > 1), inelastis (respons rendah, E < 1), uniter (respons proporsional, E = 1), elastis sempurna (respons tak terbatas, E = ∞), dan inelastis sempurna (respons nol, E = 0). Faktor seperti ketersediaan barang substitusi, pendapatan, waktu, dan biaya produksi memengaruhi elastisitasnya
Elastisitas Permintaan
- Definisi: Mengukur seberapa besar jumlah barang yang diminta berubah ketika harga berubah.
- Faktor:
- Barang substitusi: Semakin banyak pengganti, semakin elastis.
- Pendapatan: Barang mewah lebih elastis daripada kebutuhan pokok (inelastis).
- Waktu: Permintaan cenderung lebih elastis dalam jangka panjang.
- Definisi: Mengukur seberapa besar jumlah barang yang ditawarkan produsen berubah ketika harga berubah.
- Faktor:
- Waktu Produksi: Jangka pendek cenderung inelastis, jangka panjang lebih elastis.
- Kapasitas Produksi: Kemudahan meningkatkan output menentukan elastisitas.
- Mobilitas Faktor Produksi: Ketersediaan bahan baku dan tenaga kerja memengaruhi
Jenis-Jenis Elastisitas (berdasarkan nilai E)
- E > 1 (Elastis): Respons perubahan harga tinggi (contoh: barang elektronik, produk dengan banyak substitusi).
- E < 1 (Inelastis): Respons perubahan harga rendah (contoh: kebutuhan pokok seperti beras, obat-obatan).
- E = 1 (Uniter): Perubahan proporsional (jarang terjadi).
- E = ∞ (Elastis Sempurna): Kuantitas berubah tak terbatas pada harga tetap (jarang terjadi, sering diasumsikan untuk komoditas seperti garam/gula dalam kondisi tertentu).
- E = 0 (Inelastis Sempurna): Kuantitas tidak berubah meskipun harga berubah (contoh: obat-obatan vital).
Rumus Elastisitas
Rumus Elastisitas Harga Permintaan (Ed)
- Rumus Umum:
- Dimana:
- : Elastisitas Permintaan
- : Perubahan Kuantitas (Q baru - Q lama)
- : Perubahan Harga (P baru - P lama)
- : Harga Awal
- : Kuantitas Awal
Rumus Elastisitas Harga Penawaran (Es)
- Rumus Umum:
- Dimana:
- : Elastisitas Penawaran
- : Perubahan Kuantitas yang Ditawarkan
- : Perubahan Harga
- : Harga Awal
- : Kuantitas Awal yang Ditawarkan
Contoh Soal Elastisitas Permintaan (Price Elasticity of Demand)
Skenario:
Pada saat harga sebuah tas Rp500.000, jumlah permintaan adalah 100 unit. Ketika harga turun menjadi Rp400.000, jumlah permintaan naik menjadi 150 unit. Hitunglah koefisien elastisitas permintaannya!
Pada saat harga sebuah tas Rp500.000, jumlah permintaan adalah 100 unit. Ketika harga turun menjadi Rp400.000, jumlah permintaan naik menjadi 150 unit. Hitunglah koefisien elastisitas permintaannya!
Rumus:
- (Harga awal) = 500.000
- (Harga akhir) = 400.000 →= -100.000
- (Jumlah awal) = 100
Qcap delta cap QΔ𝑄 = 50
Penyelesaian:
(Tanda negatif diabaikan dalam nilai mutlak, maka
Kesimpulan:
Karena nilai
Karena nilai
, maka permintaan bersifat Elastis.
Contoh Soal Elastisitas Penawaran (Price Elasticity of Supply)
Skenario:
Toko Sepatu "Maju" awalnya menawarkan 200 pasang sepatu saat harga Rp200.000. Saat harga naik menjadi Rp250.000, toko tersebut meningkatkan penawarannya menjadi 220 pasang. Hitunglah koefisien elastisitas penawarannya!
Rumus:
Diketahui:

- = 200.000
- = 250.000 →= 50.000
- = 200
- = 220 →= 20
Penyelesaian:

𝐸𝑠=0,4
Kesimpulan:
Karena nilai
Karena nilai
, maka penawaran bersifat Inelastis.
Kurva Elastisitas
Permintaan



Posting Komentar